Home Berita Internasional Sedotan Kertas Lebih Berbahaya bagi Lingkungan Daripada Plastik, Studi Korea Selatan Ungkap

Sedotan Kertas Lebih Berbahaya bagi Lingkungan Daripada Plastik, Studi Korea Selatan Ungkap

Sumbawanews.com,- Peneliti Korea Selatan mengungkap bahwa sedotan kertas memiliki dampak lingkungan lebih buruk daripada sedotan plastik konvensional, berdasarkan studi resmi yang mengukur 16 indikator lingkungan mulai dari produksi hingga pembuangan. Studi yang ditugaskan Kementerian Iklim, Energi dan Lingkungan Hidup Korea Selatan menemukan bahwa sedotan kertas menghasilkan dampak karsinogenik 6,33 kali lebih tinggi dan dampak pengasaman 2,04 kali lipat dibanding sedotan plastik biasa. Sedotan berbahan bio-PE justru menunjukkan dampak paling parah, dengan risiko karsinogenik 16,18 kali lebih tinggi dan pengasaman 5,9 kali lipat, sementara sedotan plastik yang dapat terurai secara hayati memiliki dampak karsinogenik 3,34 kali lipat. Menariknya, sedotan plastik konvensional justru menunjukkan dampak terkecil di 10 dari 16 kategori, termasuk perubahan iklim, partikel halus, dan toksisitas terhadap manusia. Peneliti juga menegaskan bahwa sedotan kertas sulit didaur ulang karena ukurannya yang kecil dan adanya lapisan perekat, sehingga fasilitas pemilahan limbah kesulitan memisahkannya. Anggota parlemen Kim Wi Sang menilai kebijakan larangan sedotan plastik yang diganti kertas sebagai bentuk “greenwashing” dan menyerukan fokus pada pengurangan penggunaan produk sekali pakai secara keseluruhan. Survei terhadap 1.001 warga menunjukkan 87,5 persen lebih memilih sedotan plastik, sementara 54,4 persen mendukung kebijakan sedotan hanya diberikan jika diminta.

Previous articleJunior Battle of Bali Siap Guncang Nusa Dua pada Akhir 2026
Next articleTentara AS Latih Penggalian Kuburan Massal Hadapi Potensi Perang dengan Iran