Home Berita Olah Raga Harry Kane Diperpanjang Kontraknya, Bayern Munich Langgar Aturan Sendiri

Harry Kane Diperpanjang Kontraknya, Bayern Munich Langgar Aturan Sendiri

Sumbawanews.com,- Bayern Munich memutuskan melanggar kebijakan kontrak ketat mereka demi mengamankan Harry Kane, setelah penyerang asal Inggris itu resmi menyabet gelar Ballon d’Or 2026. Pemain berusia 33 tahun itu dinobatkan sebagai pemenang setelah mencatatkan 73 gol dalam satu musim untuk klub dan tim nasional, mengungguli pesaing berat Kylian Mbappé dan Lamine Yamal. Meski kontraknya masih berlaku hingga musim panas 2027, manajemen Bayern mempercepat negosiasi perpanjangan untuk memastikan keberlanjutan aset terpenting mereka.

Gelar Ballon d’Or 2026 sekaligus mengakhiri puasa 45 tahun Bayern dalam meraih penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola, terakhir kali diraih oleh legenda seperti Gerd Müller, Franz Beckenbauer, dan Karl-Heinz Rummenigge. Biasanya, klub ini hanya memberikan perpanjangan satu tahun kepada pemain di atas usia 30, seperti yang terjadi pada Manuel Neuer. Thomas Müller bahkan harus hengkang ke MLS setelah kontraknya tidak diperpanjang pada 2025. Namun, performa luar biasa Kane—dengan rekor kebugaran luar biasa dan minim cedera—membuat dewan pengawas klub mengambil keputusan langka.

Karl-Heinz Rummenigge, anggota dewan pengawas Bayern, secara terbuka mengakui Kane sebagai pengecualian istimewa. “Di masa lalu, saya akan bilang: untuk pemain di atas 30 tahun, Anda biasanya hanya memberikan kontrak satu tahun. Tapi selalu ada pengecualian jika Anda yakin pada seorang pemain. Dan kami sangat yakin pada Harry,” ujarnya. Jurnalis Jerman Rapha Honigstein mengonfirmasi bahwa kesepakatan baru hampir rampung, dengan hanya sisa detail kecil yang perlu disepakati. “Semuanya nyaris tuntas. Sudah lama ada pengakuan dari kedua belah pihak bahwa kerja sama ini harus dilanjutkan,” katanya kepada talkSPORT.

Negosiasi sempat menghadapi perbedaan durasi: Kane menginginkan kontrak tiga tahun, sementara Bayern lebih memilih dua tahun demi fleksibilitas jangka panjang. Namun, tekad klub untuk mempertahankan sang pemenang Ballon d’Or tampak tak tergoyahkan. Dengan keputusan ini, Bayern tidak hanya mengamankan salah satu penyerang terbaik sepanjang sejarah, tetapi juga mengukir babak baru dalam sejarah kebijakan manajemen mereka.

Previous articleMarc Marquez Catat Waktu Tercepat di Practice MotoGP Malaysia 2026 Meski Terjatuh
Next articlePersib Menang, Liga Indonesia Naik ke Peringkat 16 Asia