Sumbawanews.com,- Muhammad Taufiq, warga negara Indonesia yang pernah bekerja sebagai sopir taksi di Jakarta, tewas dalam pertempuran pertamanya di Ukraina setelah direkrut sebagai tentara bayaran oleh Rusia. Ia meninggal pada awal Mei 2026, hanya beberapa minggu setelah dikerahkan ke wilayah Donetsk yang diduduki, setelah menandatangani kontrak satu tahun di Korolyov, dekat Moskow, pada 19 April 2026. Sebelum berangkat, Taufiq tinggal di Surabaya dan pernah bekerja sebagai manajer di perusahaan pertanian, serta memiliki pengalaman kerja di Amerika Serikat dan mampu berbahasa Inggris. Direktorat Intelijen Pertahanan Ukraina mengonfirmasi bahwa Taufiq direkrut melalui CV yang dikirimnya untuk lowongan pekerjaan, lalu dilatih selama satu setengah minggu sebagai penembak senapan mesin sebelum diterjunkan ke garis depan. Ukraina menuduh Rusia memanfaatkan warga asing sebagai umpan meriam dalam perang yang dianggapnya ilegal.















