Home Berita Olah Raga Atlet Silat Kejang Usai Dibanting, Panitia Pastikan Bukan Stroke

Atlet Silat Kejang Usai Dibanting, Panitia Pastikan Bukan Stroke

Sumbawanews.com,- Atlet silat Kukuh Angga dari Blora mengalami kejang-kejang di arena setelah mendapat teknik banting dari lawannya, Ginting dari Solo, pada babak perempat final kelas D putra, Selasa (27/10), dalam Pekan Olahraga Provinsi XVII Jawa Tengah. Panitia Porprov Jateng melalui Ketua Seksi Kesehatan Elhamangto Zuhdan menegaskan, kejadian itu bukan stroke, melainkan gangguan neurologis akibat benturan kepala yang memengaruhi aktivitas listrik otak. Zuhdan menyatakan, setelah evaluasi durasi kejang dan pemeriksaan tanda vital, kondisi Kukuh tidak termasuk dalam kategori gawat darurat serius dan kini berangsur pulih.

Zuhdan menekankan, penanganan medis di lokasi kejadian telah mengikuti standar operasional prosedur (SOP) masing-masing cabang olahraga. Namun, dari sudut pandang kedokteran, ia menegaskan bahwa setiap tanda mengancam jiwa harus segera ditangani. “Apabila ada tanda-tanda mengancam jiwa, kegawatdaruratan yang mengancam jiwa, tentu harus segera dilakukan tindakan penyelamatan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa keputusan menghentikan pertandingan atau menilai keselamatan atlet bukan menjadi kewenangan tim medis panitia, melainkan dokter pertandingan yang ditugaskan khusus untuk cabang olahraga dengan kontak fisik. “Kami terus terang belum bisa berkomentar. Karena setiap pertandingan ada dokter pertandingan. Di situ yang memutuskan adalah dokter pertandingan,” kata Zuhdan.

Kondisi Kukuh Angga hingga kini dilaporkan membaik, meski insiden itu memicu perdebatan tentang protokol keselamatan dalam olahraga kontak tinggi seperti silat.

Previous articleInter dan AC Milan Resmi Ungkap Desain Stadion Generali Berkapasitas 71.500 Penonton
Next articleEverton Hancurkan Newcastle 3-1, Melaju ke Perempat Final Carabao Cup