Sumbawanews.com,- Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengungkap rincian bonus emas untuk atlet Indonesia yang meraih medali di Asian Games 2026 dan Asian Para Games 2026, dengan besaran berbeda berdasarkan jenis nomor perlombaan. Presiden Prabowo Subianto menetapkan bonus Rp3 miliar untuk atlet peraih emas tunggal, sementara atlet ganda mendapat Rp2,4 miliar dan tim beregu menerima Rp1,5 miliar. Pencairan dana bonus telah dilakukan langsung oleh Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dengan seluruh dana masuk ke rekening atlet secara langsung. Total anggaran bonus untuk kedua ajang tersebut mencapai Rp158,3 miliar, terdiri dari Rp61,1 miliar untuk Asian Games 2026 dan Rp97,2 miliar untuk Asian Para Games 2026.
Erick Thohir menegaskan bahwa penyaluran bonus tidak hanya berfokus pada jumlah, tetapi juga pada edukasi keuangan bagi atlet. Ia menyebut bahwa para atlet telah diberi pemahaman tentang pentingnya menabung dana bonus untuk masa depan, sebagai bagian dari program literasi keuangan yang dibangun Kemenpora. “Ini bagian bagaimana tadi pagi alhamdulillah kami juga membangun financial literacy kepada para atlet untuk tadi, ini ditabung buat masa depan mereka,” ujar Erick di Istana Negara.
Di Asian Games 2026, kontingen Indonesia berhasil meraih lima medali emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Sementara di Asian Para Games 2026, Indonesia mengumpulkan 15 emas, 21 perak, dan 37 perunggu. Erick menambahkan bahwa ketua cabang olahraga seperti panjat tebing, angkat besi, dan bulu tangkis telah memverifikasi penerima bonus, termasuk melalui koordinasi langsung dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, dan Ketua NPC Indonesia, Rosan Roeslani.
Dana bonus yang disalurkan mencerminkan komitmen pemerintah dalam mengapresiasi prestasi atlet, sekaligus memastikan manfaat jangka panjang bagi karier dan kehidupan mereka pasca-olahraga. Rincian rinci penerima bonus, termasuk pelatih, akan diumumkan secara terperinci dalam waktu dekat.















