Sumbawanews.com,- Manchester United berpotensi menghabiskan hingga 11,875 juta poundsterling (sekitar Rp287,7 miliar) untuk membayar kompensasi pemutusan kontrak Michael Carrick, setelah kekalahan 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford pada Minggu malam. Keputusan itu akan menjadikan Carrick manajer kedelapan yang dipecat sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013, memperpanjang daftar pengeluaran besar klub untuk pergantian pelatih. Kritik terhadap keputusan Carrick mencadangkan Bruno Fernandes semakin memperkuat tekanan, sementara laporan menyebut total biaya pemecatan delapan pelatih sejak Ferguson mencapai 97 juta poundsterling (Rp2,3 triliun).
Sejak Ferguson meninggalkan kursi pelatih, Manchester United telah menghabiskan ratusan miliar rupiah untuk membayar kompensasi pelatih yang dipecat. David Moyes menerima 5,2 juta poundsterling setelah bertahan sembilan bulan, sementara Louis van Gaal mendapat 8,4 juta poundsterling meski memenangkan Piala FA. Jose Mourinho, yang membawa tiga trofi, tetap dipecat dengan kompensasi 19,6 juta poundsterling. Ole Gunnar Solskjaer, yang menandatangani kontrak baru pada Juli 2021, dipecat hanya empat bulan kemudian dengan bayaran 10 juta poundsterling. Ralf Rangnick, yang awalnya ditunjuk sebagai pelatih sementara, justru diberi kompensasi 15 juta poundsterling setelah peran kontraknya diubah. Erik ten Hag, yang kontraknya diperpanjang hingga 2026, dipecat pada Oktober 2024 dengan kompensasi 17 juta poundsterling. Ruben Amorim, yang menangani tim selama 14 bulan, juga dipecat dengan biaya 10 juta poundsterling meski kontraknya masih berlaku hingga 2027.
Carrick, yang diangkat sebagai manajer permanen setelah menangani tim secara interim, menandatangani kontrak dua tahun dengan gaji tahunan 6,5 juta poundsterling. Dengan baru menjalani sekitar tiga bulan masa kerja, ia diperkirakan telah menerima 1,125 juta poundsterling. Jika dipecat sekarang, klub harus membayar sisa kompensasi sebesar 11,875 juta poundsterling—angka yang belum dikonfirmasi resmi oleh manajemen MU. Jika estimasi ini valid, total pengeluaran klub untuk delapan pelatih sejak Ferguson pensiun akan mencapai 97 juta poundsterling, atau sekitar Rp2,3 triliun, menjadikan Manchester United sebagai klub paling boros dalam sejarah sepak bola dalam hal biaya pergantian pelatih.














