Home Berita Olah Raga Danijel Loncar, Sang Benteng Kroasia yang Mengubah Lini Belakang Persib

Danijel Loncar, Sang Benteng Kroasia yang Mengubah Lini Belakang Persib

Sumbawanews.com,- Pada 8 Agustus 2026, Persib Bandung resmi memperkenalkan Danijel Loncar, bek tengah asal Kroasia berusia 29 tahun, sebagai penguat lini pertahanan. Dengan tinggi badan 189 cm dan kaki dominan kanan, pemain yang lahir di Versmold, Jerman, itu langsung menjadi pilar utama dalam formasi tiga bek yang diterapkan pelatih Igor Tolic. Loncar bergabung secara bebas transfer dari Pogon Szczecin, dengan nilai pasar saat ini sekitar Rp9 miliar, dan baru saja mencatatkan satu assist saat Persib menang 2-0 atas Melbourne Victory di matchday ketiga AFC Champions League 2, Rabu 28 Oktober 2026 malam WIB.

Loncar memulai karier sepak bolanya di akademi NK Osijek pada 2012, sebelum promosi ke tim U-17 pada 2012-2013. Setelah sempat berpindah ke NK Cepin dan dipinjamkan ke BSK Bijelo Brdo, ia kembali ke Osijek dan akhirnya dipromosikan ke tim utama pada Januari 2018. Selama empat tahun bersama NK Osijek, ia menunjukkan konsistensi di lini belakang, hingga pada Februari 2023, ia pindah ke Pogon Szczecin dengan nilai transfer sekitar Rp7,2 miliar. Di Polandia, ia menjadi andalan bertahan selama hampir empat musim, dengan nilai pasar mencapai Rp27 miliar sebelum bergabung ke Persib.

Kemampuannya membaca permainan dan dominasi di duel udara menjadi nilai tambah utama yang membuat pelatih Persib memilihnya sebagai solusi strategis. Meski sempat diremehkan sebagai pemain bebas transfer, Loncar justru cepat menunjukkan pengaruhnya di lapangan, terutama dalam pertandingan melawan Melbourne Victory yang mengunci kemenangan 2-0 bagi Maung Bandung. Kehadirannya tidak hanya memperdalam lini belakang, tetapi juga memberi stabilitas yang dibutuhkan Persib dalam perjalanan mereka di AFC Champions League 2 2026-2027, di mana mereka kini memimpin Grup E dengan keunggulan 5 poin atas Melbourne Victory.

Loncar, yang juga mampu bermain sebagai bek kanan atau gelandang bertahan, kini menjadi sosok kunci di balik kesuksesan Persib di kancah Asia. Dengan postur ideal, pengalaman di Eropa, dan performa konsisten, ia bukan sekadar pemain baru — tapi simbol ambisi Persib untuk bersaing di level tertinggi sepak bola Asia.

Previous articleLakers Bangkit Telak Kalahkan Clippers 103-87 di Intuit Dome
Next articlePenjaga Kebun Binatang di Belanda Tewas Diserang Macan Tutul