Sumbawanews.com,- Arsenal dikalahkan Fleetwood Town 3-5 dalam adu penalti pada babak keempat Piala Carabao, Rabu (28/10) dini hari WIB, di Stadion Highbury, menyebabkan tim asuhan Mikel Arteta tersingkir dari kompetisi. Meski menguasai permainan dan menciptakan banyak peluang, The Gunners gagal memanfaatkannya, hingga laga harus diputuskan lewat titik penalti. Bruno Guimarães menjadi satu-satunya pemain Arsenal yang berhasil mengeksekusi tendangan penalti, sementara tiga tembakan lainnya gagal masuk. Arteta mengaku sedih, tetapi tidak menyalahkan para pemain, menegaskan bahwa sikap dan usaha mereka tak ada yang salah — hanya kekurangan efektivitas di depan gawang yang membuat hasil tak sejalan dengan performa.
Arteta, yang tetap memuji semangat dan atmosfer Fleetwood Town, mengatakan bahwa Arsenal seharusnya bisa menang dengan skor jauh lebih besar berdasarkan dominasi permainan. “Saya tidak bisa menyalahkan satu pun pemain. Tidak ada yang kurang usaha, tidak ada yang kurang tekad. Kami hanya kekurangan aspek lain untuk menciptakan skor yang lebih besar,” ujarnya kepada Sky Sports. Ia menekankan bahwa kekalahan ini bukan karena kurangnya fokus atau mental, melainkan ketidakmampuan mengubah peluang menjadi gol — sebuah kegagalan yang membuat mimpi meraih empat gelar musim ini resmi pupus.
Dengan kekalahan ini, Arsenal gagal melangkah ke babak berikutnya, sekaligus mengakhiri harapan mereka untuk meraih trofi pertama di musim ini. Fleetwood Town, tim kasta keempat Inggris, berhasil mencatatkan sejarah dengan mengalahkan salah satu raksasa Premier League dalam laga yang penuh drama.















