Sumbawanews.com,- Bintang Real Madrid Kylian Mbappe diperkirakan kehilangan pendapatan hingga US$30 juta (Rp544 miliar) akibat pernyataannya yang memicu kemarahan di China. Pernyataan Mbappe yang menyebut mantan pemimpin China Mao Zedong sebagai diktator memicu reaksi keras dari publik dan mitra bisnis di Negeri Tirai Bambu. Menurut laporan Forbes, pendapatan tahunan Mbappe pada musim ini diperkirakan mencapai US$100 juta, dengan US$70 juta berasal dari gaji lapangan dan sisanya dari endorsement. Namun, sejumlah sponsor China langsung memutuskan hubungan kerja sama setelah pernyataan itu, termasuk Dongpeng, Mengniu, dan Milkground, yang semuanya menarik diri dengan alasan tidak menoleransi sikap anti-China. Di saat bersamaan, China Media Group menghentikan seluruh siaran pertandingan La Liga yang menampilkan Mbappe, termasuk iklan-iklan yang memuat dirinya. Meski nilai kerugian belum dikonfirmasi secara resmi oleh perusahaan-perusahaan tersebut, estimasi kerugian Rp544 miliar itu menjadi dampak terbesar dari kontroversi ini, yang mengancam posisi Mbappe sebagai salah satu pesepakbola dengan bayaran tertinggi di dunia versi Forbes.















