Sumbawanews.com,- Harry Kane memenangkan Ballon d’Or 2026 dengan selisih suara terkecil dalam sejarah penghargaan, mengalahkan Kylian Mbappe dalam pertarungan sengit yang berlangsung hingga detik terakhir. Berdasarkan laporan media Spanyol Madrid Zone, France Football menyebut margin kemenangan Kane lebih tipis daripada persaingan Rodri melawan Vinicius Junior pada 2024, yang sempat memicu kontroversi. Mbappe sempat memimpin perolehan suara selama periode penilaian, tetapi performa luar biasa Kane di akhir musim membalikkan keadaan secara dramatis.
Meski tidak ada rincian angka resmi dari France Football, data performa individu menunjukkan Mbappe mencetak 42 gol dari 44 laga bersama Real Madrid di musim 2025-2026, ditambah 10 gol di Piala Dunia 2026 bersama Timnas Prancis. Namun, kegagalan Real Madrid meraih trofi utama di level klub menjadi faktor penentu. Sementara itu, Kane mencatatkan 61 gol dalam 51 pertandingan untuk Bayern Munich, dan menambah 12 gol bersama Timnas Inggris, sehingga totalnya mencapai 73 gol dalam satu musim. Prestasi ini mengakhiri puasa gelar Ballon d’Or bagi pemain Inggris sejak Michael Owen pada 2001.
Kemenangan Kane juga menjadi yang pertama bagi pemain Inggris dalam 25 tahun terakhir, memperkuat daftar lima pesepakbola Inggris yang pernah memenangkan penghargaan tertinggi individual di sepak bola dunia. Bagi Mbappe, finis runner-up dengan selisih suara sekecil itu menjadi kekecewaan mendalam—meski ia telah membuktikan diri setara dengan pemain terbaik sepanjang masa. France Football belum merilis hasil voting lengkap, tetapi kekalahan tipis Mbappe menjadi salah satu momen paling dramatis dalam sejarah Ballon d’Or.















