Sumbawanews.com,- Sebuah gedung bertingkat yang masih dalam tahap pembangunan runtuh di Jalan ke-9, kawasan Eastleigh, Nairobi, Kenya, pada Jumat, 23 Oktober 2026. Sejumlah orang dikhawatirkan terjebak di bawah reruntuhan, mendorong dikerahkannya tim penyelamat gabungan untuk mencari kemungkinan korban yang masih hidup. Pemerintah kota Nairobi, bersama Pusat Operasi Bencana Nasional, Palang Merah Kenya, dan Angkatan Pertahanan Kenya, langsung meluncurkan operasi pencarian dengan bantuan alat berat. Tim kesehatan juga disiagakan untuk menangani korban yang ditemukan, sementara otoritas meminta masyarakat melaporkan informasi tentang orang hilang melalui nomor 1508 dan 1199.
Gedung tersebut terdaftar resmi pada 30 Juli 2025 sebagai proyek pembangunan di lahan sepanjang Jalan ke-9, menurut Otoritas Konstruksi Nasional Kenya. Area sekitar lokasi kejadian telah dipasangi garis pembatas untuk memastikan keselamatan operasi dan mencegah akses tak terkendali. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi mengenai jumlah korban yang terjebak maupun yang mengalami luka-luka.















