Sumbawanews.com,- Manchester United kembali mengalami kekalahan memalukan di panggung Eropa, tumbang 1-4 dari Como dalam laga Liga Champions 2026/2027. Hasil ini memperpanjang daftar kegagalan klub asal Inggris itu di kompetisi antarklub benua biru, sekaligus memperdalam krisis performa tim yang kini dilatih Michael Carrick. Pertandingan berlangsung di markas Como, di mana tuan rumah unggul cepat dan tak memberi ruang bagi Setan Merah untuk bangkit.
Kekalahan ini menjadi yang terbaru dalam rangkaian kejutan buruk Manchester United di kompetisi Eropa. Sebelumnya, klub ini pernah dikalahkan Basel 1-2 pada Liga Champions 2011/2012, saat Phil Jones mencetak gol pengecut di menit ke-89, tetapi terlambat menyelamatkan poin. Di musim yang sama, mereka juga kalah 0-3 dari Maccabi Haifa, dengan gawang yang dijaga Ricardo jebol dua kali akibat tembakan jarak jauh dan penalti. Pada 2002/2003, mereka bahkan kalah 0-1 dari Zalaegerszeg di leg pertama kualifikasi—hasil terburuk dalam sejarah klub di babak kualifikasi Liga Champions—meski akhirnya bangkit dengan kemenangan 5-0 di leg kedua.
Rangkaian kegagalan ini menjadi cerminan naik-turunnya performa Manchester United di level Eropa, dari masa keemasan di bawah Sir Alex Ferguson hingga era pasca- Ferguson yang penuh ketidakpastian. Kini, dengan kekalahan 1-4 dari Como, tim yang pernah menjadi raksasa Eropa kembali terperosok ke dalam dilema identitas dan konsistensi.















