Home Berita Olah Raga Klopp Ungkap Alasan Dukung Barcelona, Bukan Real Madrid: Ini Sosok yang Membuatnya...

Klopp Ungkap Alasan Dukung Barcelona, Bukan Real Madrid: Ini Sosok yang Membuatnya Benci

Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Jerman Jürgen Klopp mengungkapkan alasan pribadinya selama ini cenderung mendukung Barcelona daripada Real Madrid dalam duel El Clasico, dengan menunjuk mantan bek Real Madrid, Pepe, sebagai sosok kunci yang membuatnya enggan menyukai gaya permainan klub ibu kota Spanyol itu di masa lalu. Dalam wawancara eksklusif dengan DAZN yang dirilis Jumat (23/10/2026), Klopp mengaku selalu menonton pertandingan antara Barcelona dan Real Madrid sepanjang hidupnya, tetapi preferensinya jelas terbentuk oleh filosofi sepak bola yang ia pegang teguh. Ia menilai gaya bertahan pragmatis yang sering ditampilkan Real Madrid, terutama melalui aksi-aksi agresif Pepe dan bek-bek lainnya yang sengaja membuang bola keluar dari area bertahan, bertentangan dengan prinsip permainan menyerang dan berintensitas tinggi yang ia yakini. Meski kini ia menyatakan sikap netral, Klopp tetap menilai Barcelona sebagai tim yang lebih unggul saat ini berdasarkan performa di lapangan.

Klopp menekankan bahwa kecenderungannya mendukung Barca bukan karena loyalitas klub, melainkan karena perbedaan filosofi: “Dulu saya lebih mendukung Barcelona karena saya benci ketika Pepe dan bek-bek lainnya membuang segala bola keluar dari area bertahan saat itu. Itulah satu-satunya alasan saya selalu mendukung Barca. Sekarang, saya menontonnya dengan sudut pandang netral.” Ia menambahkan, “Saat ini saya mendukung tim yang tampil lebih baik. Jika melihat kondisi sekarang, tim itu kemungkinan besar adalah Barcelona.”

Menjelang El Clasico pekan ke-10 La Liga 2026 yang akan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, Barcelona berpeluang mencatatkan sejarah sebagai tim pertama yang menyapu bersih 10 laga awal di kompetisi domestik jika menang atas Real Madrid. Rekor kemenangan Barcelona dalam lima pertemuan terakhir El Clasico—termasuk kemenangan 2-0 pada 10 Mei 2026 lewat gol Marcus Rashford dan Ferran Torres—menjadi modal psikologis besar bagi tim asuhan Hansi Flick. Sementara itu, Real Madrid yang kini dilatih Jose Mourinho datang dalam kondisi percaya diri setelah menang meyakinkan 4-1 atas RB Leipzig di Liga Champions, meski performa Vinicius Junior tercatat meredup dengan nol dribel sukses dalam dua laga terakhir.

Namun, Barcelona baru saja menelan kekalahan pertama musim ini, tumbang 2-4 dari Paris Saint-Germain di ajang yang sama, menambah ketegangan menjelang laga krusial ini. Di sisi lain, misteri siulan di Santiago Bernabeu yang membuat Marc Cucurella kebingungan turut menjadi sorotan, menambah nuansa drama sebelum laga paling dinanti di sepak bola Eropa.

Previous articleArsenal Incar Alex Baena, Solusi Fleksibel untuk Lini Serang yang Terancam Cedera
Next articlePersija Jakartalah yang Menang, Shayne Pattynama Masih Di Pinggir Lapangan