Sumbawanews.com,- Borneo FC Samarinda akan bertanding melawan Tainan City FC asal Chinese Taipei pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB, dalam laga kedua Grup D AFC Challenge League 2026/2027. Pertandingan ini menjadi kesempatan penting bagi Pesut Etam untuk mengunci tiket perempat final sekaligus memastikan posisi juara grup setelah membuka kompetisi dengan kemenangan 2-0 atas Yangon United. Pelatih Mauro Jeronimo menegaskan timnya dalam kondisi percaya diri dan siap mengejar banyak gol untuk melanjutkan tren positif.
Jeronimo menekankan bahwa tidak ada jalan pintas dalam sepak bola—hanya kerja keras yang bisa membawa tim meraih hasil. “Satu-satunya cara dalam sepak bola adalah bekerja keras. Tidak ada solusi ajaib, hanya kerja, kerja, dan kerja. Saya harap, di pertandingan selanjutnya kami bisa mencetak lebih banyak gol,” ujarnya. Kemenangan di laga pembuka memberi modal psikologis kuat bagi Borneo FC, yang kini berada di posisi teratas klasemen sementara Grup D.
Tainan City FC bukan lawan baru bagi klub-klub Indonesia. Di AFC Challenge League 2024/2025, mereka pernah bertemu Madura United di perempat final, kalah agregat 0-3 setelah seri 0-0 di leg pertama. Pada musim berikutnya, Tainan City kembali kalah telak 0-4 dari Dewa United dalam fase grup. Rekam jejak ini menjadi catatan penting bagi Borneo FC, yang berharap bisa memanfaatkan kelemahan lawan di lini belakang.
Susunan pemain Borneo FC diprediksi menggunakan formasi 4-3-3: Kadu di gawang; Brkic, Mikolajewski, Mendonca, dan Reva sebagai lini belakang; Villa, Van Basty, dan Warman di tengah; serta N’Goma, Diarra, dan Samir sebagai lini depan. Sementara itu, Tainan City FC diperkirakan tampil dengan formasi serupa: Wen Chieh sebagai kiper; Moreno, Wang, Ya Cheng, dan Chi Fong di belakang; Wu Ching, Porto, dan Ming Wei di lini tengah; Opoku, Wilker, dan Se Sim sebagai penyerang. Pelatih Tainan City, Joao Prates, belum memberikan komentar resmi menjelang laga.
Dengan semangat tinggi dan target jelas, Borneo FC siap menunjukkan taringnya di depan pendukung sendiri. Kemenangan di laga ini tidak hanya mengamankan tiket perempat final, tetapi juga memperkuat reputasi sepak bola Indonesia di kancah Asia Tenggara.















