Sumbawanews.com,- Susy Susanti menilai atlet bulu tangkis asal Korea Selatan, An Se Young, memiliki potensi untuk memecahkan rekor kemenangan beruntun miliknya di tunggal putri. Rekor 59 kemenangan berturut-turun yang dicatat Susy selama karier aktifnya hingga kini belum tergoyahkan, dan dianggapnya sebagai salah satu pencapaian paling sulit ditaklukkan dalam sejarah bulu tangkis dunia. Meski rekor gelar juara terbanyak sudah berhasil dipecahkan An Se Young—yang kini mengoleksi 47 gelar, melebihi 46 gelar milik Susy—rekor kemenangan beruntun tetap menjadi tantangan besar karena satu kekalahan saja bisa menghentikan rangkaian tersebut.
Namun, Susy melihat dalam diri An Se Young konsistensi, fokus, dan semangat yang luar biasa. “Kalau melihat konsistensi, fokus, dan semangatnya, saya rasa dia masih punya kapasitas untuk terus berkembang dan mempertahankan prestasinya,” ujar Susy. Ia juga menyoroti perubahan sistem penilaian yang akan kembali ke skema 15 poin, bukan 21 poin seperti sebelumnya. Dengan durasi pertandingan yang lebih singkat, atlet bisa memperpanjang masa puncak karier mereka, memberi An Se Young peluang lebih besar untuk mempertahankan dominasinya dalam jangka panjang.
Susy, yang pernah mengalami masa dominasi di puncak dunia, percaya bahwa keberlanjutan kejayaan bergantung pada kemauan dan kedisiplinan pribadi. “Semuanya bergantung pada dirinya sendiri. Saya pernah mengalami masa dominasi. Kalau saya mau dan tetap fokus, saya merasa bisa terus melakukannya,” katanya. Menurutnya, prinsip yang sama berlaku untuk An Se Young: selama ia masih memiliki tekad kuat dan mampu mengalahkan dirinya sendiri, rekor 59 kemenangan beruntun bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diraih. Usia muda An Se Young, ditambah sistem poin yang lebih ramah terhadap daya tahan atlet, semakin memperkuat peluang itu.















