Home Serba Serbi Tekno Kunci Transformasi Digital Aman: Perlindungan Anak Jadi Prioritas

Kunci Transformasi Digital Aman: Perlindungan Anak Jadi Prioritas

Sumbawanews.com,- Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital di Indonesia tidak hanya diukur dari luasnya konektivitas atau kecepatan adopsi teknologi, melainkan dari kemampuan menciptakan lingkungan digital yang aman dan dipercaya masyarakat. Dalam pembukaan Bali Tech Week 2026 di Denpasar, ia menekankan bahwa kepercayaan publik menjadi fondasi utama agar inovasi bisa berkembang secara berkelanjutan, terutama ketika orang tua masih khawatir akan keselamatan anak di ruang digital atau masyarakat merasa tidak nyaman dengan perkembangan kecerdasan buatan.

Untuk menjawab kekhawatiran tersebut, Kemkomdigi menerapkan prinsip T3—Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga—yang menekankan pemerataan akses digital sekaligus perlindungan terhadap risiko online. Salah satu langkah konkret adalah penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS), yang membatasi akses akun anak di bawah usia 16 tahun pada platform digital berisiko tinggi. Kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk mengisolasi anak dari teknologi, melainkan mendorong penyelenggara platform untuk merancang produk yang lebih aman dan mengurangi risiko secara struktural, bukan hanya melalui pembatasan akses.

Meutya menambahkan, perlindungan di ruang digital tidak bisa dilakukan oleh satu negara saja. Mengingat sebagian besar platform bersifat global, kerja sama lintas batas menjadi keharusan untuk membangun standar keamanan dan tanggung jawab industri yang lebih kuat. Ia menegaskan, keamanan digital bukan penghambat kemajuan, tetapi syarat mutlak agar transformasi digital benar-benar bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Previous articleJay Idzes Siap Kembali, Timnas Indonesia Menanti Kehadiran Kapten di Matchday November 2026
Next articleBhayangkara FC Tantang PSIM Yogyakarta di Tengah Tekanan Klasemen