Sumbawanews.com,- Peluncuran iPhone Air pada September 2025 dengan ketebalan 5,64 mm dan berat 165 gram memicu gelombang respons dari produsen Android, yang segera merespons dengan merilis perangkat super ramping antara Mei 2025 hingga Januari 2026. Samsung Galaxy S25 Edge menjadi pesaing utama dengan ketebalan 5,80 mm dan bobot 163 gram, dilengkapi layar OLED 6,7 inci, chipset Snapdragon 8 Elite, RAM 12GB, dan kamera utama 200MP. Meski performa komputasi kedua perangkat sebanding berdasarkan skor Geekbench 6—iPhone Air mencatat 3.776 (single-core) dan 9.628 (multi-core), sementara Galaxy S25 Edge 3.111 dan 9.678—keduanya mengalami penurunan permintaan, sehingga Samsung menghentikan varian Edge pada generasi berikutnya. Di segmen lebih terjangkau, Infinix Hot 60 Pro Plus dan Tecno Spark Slim menawarkan ketebalan masing-masing 5,95 mm dan 5,93 mm dengan berat 155 gram dan 156 gram, dilengkapi layar AMOLED 6,78 inci, chipset MediaTek Helio G200, RAM hingga 8GB, penyimpanan 256GB, kamera 50MP, dan baterai 5.160 mAh, meski performanya jauh di bawah kedua flagship tersebut dengan skor Geekbench 6 sekitar 700 dan 2.000. iPhone Air tetap unggul dalam kualitas layar namun kalah dalam kapasitas baterai, jumlah kamera, dan ketersediaan slot SIM fisik, sementara harganya tetap jauh lebih tinggi dibandingkan alternatif Android-nya.















