Sumbawanews.com,- Laga antara Paris Saint-Germain dan Barcelona di matchday ketiga Liga Champions tetap berjalan sesuai jadwal pada Rabu, 21 Oktober 2026, dini hari WIB, meski kerusuhan akibat demonstrasi melanda sejumlah wilayah di Prancis. Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, secara tegas menegaskan bahwa pertandingan di Stade de France tidak akan ditunda, meski serikat polisi sebelumnya meminta penundaan demi alasan keamanan. Pemerintah menjamin keamanan laga akan dijaga ketat oleh aparat keamanan.
Di sisi Barcelona, pelatih Hansi Flick menghadapi dilema besar akibat krisis cedera di lini belakang. Tiga pemain inti—Eric Garcia, Jules Kounde, dan Gerard Martin—tidak bisa tampil setelah cedera dalam laga melawan Real Betis pekan lalu. Dengan dua laga krusial berturut-turut—tandang ke Paris lalu menjamu Real Madrid di El Clásico—Flick harus memutuskan apakah akan mengerahkan seluruh kekuatan di Paris atau menghemat tenaga pemain kunci untuk pertandingan lebih penting di liga domestik.
Sementara itu, PSG tampil percaya diri usai mengalahkan Manchester City di laga sebelumnya, meski tim asuhan Luis Enrique masih kehilangan sejumlah pemain akibat cedera. Kedua tim memasuki laga ini dengan tantangan berbeda: PSG ingin mempertahankan momentum, sementara Barcelona berjuang mengatasi kekurangan personel di tengah tekanan jadwal yang padat.
Laga ini bukan hanya soal poin di Liga Champions, tapi juga ujian ketahanan mental dan strategi kedua klub di tengah situasi eksternal yang tidak biasa.















