Sumbawanews.com,- Persebaya Surabaya bermain imbang 2-2 melawan PSS Sleman dalam laga pekan kelima BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu, 18 Oktober 2026. Di tengah kekecewaan atas gagal meraih kemenangan di kandang, penjaga gawang Ernando Ari Sutaryadi menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya empat suporter PSS Sleman dalam kecelakaan lalu lintas di Tol Madiun-Surabaya, Km 616, Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, pada hari yang sama. Ernando mengajak seluruh suporter sepak bola di Indonesia untuk lebih berhati-hati saat bepergian, menegaskan bahwa “apa pun itu tidak sebanding dengan nyawa.”
PSS Sleman lebih dahulu unggul melalui gol Melvyn Lorenzen pada menit ke-9. Persebaya menyamakan kedudukan lewat sundulan Miguel Pereira pada menit ke-36. Tim tamu kembali memimpin setelah Hiromu Tanaka mencetak gol pada menit ke-61. Persebaya menyelamatkan satu poin berkat gol kedua Miguel Pereira pada menit ke-90+1. Hasil ini membuat tim asuhan Bernardo Tavares gagal memaksimalkan keuntungan bermain di depan Bonek dan Bonita.
Kecelakaan yang menewaskan empat suporter PSS Sleman melibatkan minibus Toyota HiAce yang mengangkut 10 penumpang dan truk tronton bermuatan bibit kelapa. Minibus, yang melaju dari arah Solo menuju Surabaya, menabrak bagian belakang truk di ruas Tol Madiun-Surabaya. Satu korban meninggal di tempat kejadian, tiga lainnya tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit, sementara enam penumpang lainnya mengalami luka-luka. Semua korban dibawa ke RSUD Caruban. Polisi masih mengidentifikasi korban dan mengumpulkan keterangan untuk menentukan kronologi lengkap. Minibus tersebut merupakan kendaraan keempat dari empat armada travel yang berangkat dari Yogyakarta menuju Surabaya, dengan penumpang yang diketahui tidak saling mengenal dan identitas pengemudi pun belum dikonfirmasi.















