Sumbawanews.com,- Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, kembali hanya menghangatkan bangku cadangan saat Ajax Amsterdam kalah 1-2 dari Hajduk Split dalam laga pembuka fase grup UEFA Conference League 2026/2027, Kamis, 15 Oktober 2026, di Stadion Poljud, Kroasia. Pertandingan yang memicu gelombang kritik dari suporter Ajax itu justru menjadi sorotan karena Paes, yang baru saja membawa Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026, tidak mendapat kesempatan bermain.
Ajax sempat menyamakan kedudukan lewat gol Davy Klaassen pada menit ke-53, setelah sebelumnya tertinggal akibat gol Abdoulie Sanyang pada menit ke-37. Namun, keunggulan itu hanya bertahan tiga menit, sebelum Marin Šotiček mencetak gol penentu kemenangan bagi Hajduk Split. Kiper utama Ajax, Marc-André ter Stegen, menjadi sasaran kritik tajam dari para suporter setelah dianggap tidak memberikan kontribusi berarti. Beberapa penggemar menilai performanya minim, bahkan menyebutnya “tidak memberikan kontribusi apa pun” dan mempertanyakan nilai 6,5 yang diberikan media VoetbalPrimeur, dengan mengatakan ia “lolos dari kesalahan fatal.”
Kritik tidak hanya menyasar ter Stegen, tetapi juga menyerang sejumlah pemain lain seperti Julian Brandt, Tolu Arokodare, Leonardo, dan Henrique. Seorang suporter bahkan menyebut tim “berkeliaran seperti ayam tanpa kepala” dan menyerukan pemecatan pelatih Michel dan Cruyff — meski keduanya tidak lagi menangani Ajax pada periode ini. Sementara itu, Maarten Paes, yang baru saja menjadi pahlawan di kancah Asia, tetap tidak mendapat kesempatan tampil, mempertanyakan masa depannya di klub yang memilikinya.
Dengan kekalahan ini, Ajax memulai perjalanan di UEFA Conference League dengan catatan buruk, sementara Paes terus menunggu kesempatan untuk membuktikan diri di level Eropa.















