Sumbawanews.com,- Laporan media Tiongkok yang menyebut Apple memangkas produksi iPhone 18 Pro demi meningkatkan output iPhone Duo dinilai tidak akurat. Menurut analisis, klaim bahwa pesanan iPhone Duo naik 30 persen dan mengorbankan volume iPhone 18 Pro didasarkan pada asumsi keliru tentang kapasitas manufaktur dan klasifikasi produk. Angka 3 juta unit tambahan untuk iPhone Duo tidak sebanding dengan penurunan 15 persen yang diasumsikan pada lini Pro, mengingat total produksi gabungan keduanya diperkirakan mencapai 80 juta unit pada akhir 2026. Selain itu, laporan tersebut diduga mengandalkan data komponen rantai pasok, bukan unit siap edar, sehingga tidak mencerminkan realitas permintaan pasar. Penelusuran dari JP Morgan dan AppleInsider juga tidak menemukan bukti pemotongan pesanan untuk iPhone 18 Pro. Sesi pre-order iPhone Duo dimulai pada 16 Oktober 2026, dengan pengiriman resmi pada 23 Oktober 2026.















