Sumbawanews.com,- Bek tengah Manchester United, Lisandro Martinez, menghadapi ketidakpastian masa depan setelah mengkritik manajemen klub dan menyiratkan keinginan untuk hengkang setelah kontraknya berakhir pada 30 Juni 2027. Kritiknya menyasar minimnya investasi klub dalam memperkuat skuad, termasuk menyoroti peran direktur teknik Jason Wilcox, menyusul kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid pada Selasa malam, 14 Oktober 2026, di Liga Champions.
Pernyataan Martinez disampaikan dalam dua wawancara terpisah bersama Amazon Prime dan CBS Sports, yang langsung memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Meski sempat dikabarkan ingin meninggalkan Old Trafford, Martinez kemudian memberikan klarifikasi melalui Instagram pada Rabu malam, menegaskan komitmennya untuk membawa MU kembali bersaing di level tertinggi. “Tujuan saya sejak hari pertama tetap sama, yaitu menang, bersaing di level tertinggi, dan memberikan segalanya untuk lambang di dada ini,” tulisnya.
Martinez menekankan bahwa kritiknya bukanlah serangan pribadi, melainkan dorongan untuk meningkatkan ambisi seluruh elemen klub. Ia juga menyatakan dukungan penuh kepada pelatih Michael Carrick dan rekan-rekannya di lapangan. Namun, meski telah menenangkan suasana, manajemen MU belum mengambil keputusan final terkait opsi perpanjangan kontrak satu tahun yang masih tersedia. Jika tidak diaktifkan, Martinez akan hengkang secara gratis.
Atletico Madrid muncul sebagai calon utama pengganti, terutama mengingat ketertarikan Martinez pada sepak bola Spanyol—meski ia baru saja mengkritik klub itu usai laga di Madrid. Sementara itu, pelatih Carrick mengakui kekalahan MU sebagai kegagalan besar, menyesalkan empat peluang emas yang terbuang dan kartu merah yang diterima Leny Yoro sebagai titik balik kekalahan.
Dengan kontrak yang segera habis dan ketegangan internal yang belum reda, masa depan Martinez di Old Trafford kini menjadi salah satu pertanyaan terbesar di musim ini.















