Home Berita Olah Raga John Herdman Buru Dua Winger Diaspora untuk Perkuat Lini Serang Garuda

John Herdman Buru Dua Winger Diaspora untuk Perkuat Lini Serang Garuda

Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sedang memperkuat skuad Garuda dengan membidik dua pemain diaspora berposisi sebagai winger, demi menambah kecepatan dan variasi serangan di level internasional. Upaya ini dilakukan untuk mengatasi kebutuhan mendesak di posisi nomor 7 dan 11, yang dinilai krusial dalam menghadapi tim-tim dengan pertahanan rapat. Herdman menekankan bahwa pemain yang dicari harus mampu berlari dengan kecepatan minimal 36 km/jam, sekaligus memiliki kemampuan mengambil keputusan cepat, mengirim umpan silang akurat, dan membuka ruang dalam serangan balik.

Nama Demiane Agustien, pemain berusia 19 tahun yang lahir di Oss, Belanda, pada 28 Juli 2007, menjadi sorotan utama. Putra mantan pesepak bola Kemy Agustien ini memiliki garis keturunan Indonesia melalui ibunya, dengan nenek dari pihak ibu lahir di Indonesia. Agustien, yang kini berada di akademi Arsenal, pernah membela Timnas Curacao U-17 pada Concacaf U-17 2023 dan Timnas Belanda U-19 dalam kualifikasi Piala Eropa U-19 2026. Pada 14 Oktober 2026, Noor Korompot, Staf Khusus Menteri Hukum RI, mengonfirmasi bahwa tim hukum PSSI sedang mempelajari proses naturalisasi Agustien. Namun, regulasi FIFA menetapkan bahwa riwayat bermain untuk asosiasi lain menjadi kendala teknis yang harus diatasi sebelum ia bisa memperkuat Timnas Indonesia.

Identitas pemain diaspora kedua yang sedang dibidik Herdman belum diumumkan secara resmi. Sejumlah nama muncul dalam spekulasi publik, termasuk Julian Oerip, pemain muda berdarah Indonesia yang berkarier di Belanda. Namun, hingga kini tidak ada konfirmasi resmi dari PSSI atau tim pelatih bahwa Oerip masuk dalam daftar prioritas perekrutan.

Kepastian mengenai siapa kedua pemain tersebut akan menjadi kunci penting dalam strategi jangka panjang Timnas Indonesia. Perekrutan pemain diaspora tidak hanya bergantung pada kualitas teknis, tetapi juga pada kelayakan administratif berdasarkan regulasi FIFA, komitmen pribadi pemain, dan kebutuhan taktis tim. Jika berhasil, penambahan dua winger berkecepatan tinggi ini bisa mengubah dinamika serangan Garuda, mengurangi ketergantungan pada permainan tengah, dan memperbesar ancaman melalui sisi lapangan.

Sementara itu, Elkan Baggott, bek berusia 23 tahun yang baru saja mengantarkan Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026, kembali menghadapi tantangan di level klub. Setelah merayakan gelar bersama tim nasional, ia harus menerima kenyataan pahit di Millwall, di mana ia belum mendapatkan kesempatan bermain reguler.

Previous articleHaaland Catat Rekor, Man City Tumbang 2-4 dari PSG di Etihad
Next articleBrasil Sasar Timnas Futsal Indonesia Usai Menang Tipis atas Cape Verde