Sumbawanews.com,- Google secara resmi meluncurkan Gemini 4 Argon secara global, model kecerdasan buatan berbasis AI yang dirancang untuk menangani tugas-tugas kompleks di bidang teknis dan profesional. Model ini kini dapat diakses melalui API di Google AI Studio dan platform Gemini, khusus untuk pengembang, perusahaan, serta pelanggan berbayar. Biaya awalnya ditetapkan sebesar USD 2 atau sekitar Rp35 ribu per satu juta token input, sementara output satu juta token dipatok USD 10 atau sekitar Rp178 ribu.
Gemini 4 Argon diklaim mampu menjalankan tugas-tugas mendalam seperti pemrograman, analisis keuangan, hukum, keamanan siber, hingga penelitian ilmiah dengan tingkat ketelitian tinggi. Tim internal Google telah menggunakannya untuk mempercepat pengembangan Chrome dan menyelesaikan masalah rekayasa perangkat lunak yang sebelumnya memakan waktu lama. Selain itu, model ini juga mampu memahami informasi visual dan fisik, seperti dalam pengujian di mana ia menganalisis gerakan seseorang bermain cornhole melalui video, lalu membantu robot humanoid berhasil memasukkan tujuh lemparan berturut-turut.
Meski memiliki kemampuan canggih, Gemini 4 Argon belum menyediakan akses gratis. Google menekankan bahwa model ini fokus pada kebutuhan profesional, bukan penggunaan sehari-hari. Tarifnya akan naik dua kali lipat mulai Desember 2026, menjadi USD 4 per satu juta token input dan USD 20 per satu juta token output.















