Home Berita Nasional Cegah Jalur Ilegal ke Malaysia, Satgas Pamtas TNI Gagalkan Keberangkatan Empat Calon...

Cegah Jalur Ilegal ke Malaysia, Satgas Pamtas TNI Gagalkan Keberangkatan Empat Calon PMI

Nunukan – Satgas Pamtas RI-Malaysia Wilayah Kalimantan Utara Sektor Timur dari Yonkav 8/NSW/2 Kostrad berhasil menggagalkan keberangkatan empat calon pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal yang hendak menuju Malaysia. Penggagalan tersebut berlangsung di Pos Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (12/10/2026).

Penggagalan bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan pemberangkatan PMI secara ilegal. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel yang dipimpin Kapten Kav Sukiman melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan travel jenis Daihatsu Terios berwarna cokelat dengan nomor polisi KU 1807 NB di Pos Dalduk Gabma Simanggaris. Kendaraan itu melaju dari Desa Sungai Limau menuju Desa Aji Kuning.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan empat penumpang berinisial AS (23), JN (50), UM (47), dan SU (43) yang diketahui memiliki identitas dari luar Kabupaten Nunukan. Keempatnya diduga merupakan calon PMI ilegal yang akan menuju Tawau, Malaysia. Selanjutnya, Satgas Pamtas berkoordinasi dengan BP3MI Kabupaten Nunukan untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Keberhasilan ini menunjukkan peran aktif Satgas Pamtas TNI dalam menjaga wilayah perbatasan sekaligus mencegah keberangkatan pekerja migran melalui jalur yang tidak sesuai prosedur. Sinergi dengan masyarakat dan instansi terkait terus diperkuat guna menjaga keamanan perbatasan serta melindungi warga negara Indonesia dari risiko keberangkatan secara ilegal. (Puspen TNI)

Previous articleTimnas Indonesia Siap Hadapi Kuwait dan Yordania Jelang Piala Asia 2027
Next articleCalvin Verdonk Berpeluang Jadi Pemain Indonesia Pertama Tampil di Liga Champions
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik