Sumbawanews.com,- Kylian Mbappe menjadi pusat kontroversi setelah Real Madrid menang 1-0 atas Villarreal dalam lanjutan La Liga pada Minggu (11/10/2026) dini hari. Meski timnya meraih kemenangan, performa penyerang asal Prancis itu mendapat kritik tajam dari media Spanyol, yang menilai ia kurang menunjukkan determinasi dan daya juang di lini depan. Padahal, Mbappe tetap menjadi andalan di posisi nomor 9, terutama setelah Vinicius Junior mendapat kartu merah pada menit ke-72.
Sejak bergabung pada musim 2024/2025 setelah konflik panjang dengan Paris Saint-Germain, Mbappe telah mencatatkan 108 kontribusi gol dan assist dalam 112 penampilan untuk Real Madrid. Musim ini, ia sudah mencetak delapan gol di semua kompetisi. Namun, media seperti AS dan Marca menyebut ia kehilangan “taring” di serangan, dengan kreativitas dan intensitasnya dinilai menurun drastis. Kritik ini memperkuat rumor bahwa Mbappe berencana hengkang meski kontraknya masih berlaku hingga akhir musim 2028/2029.
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, langsung membela anak asuhnya. Ia menegaskan bahwa Mbappe adalah pemain dengan profesionalitas tinggi dan rasa tanggung jawab yang patut diacungi jempol. “Para pemain Real Madrid telah menunjukkan sikap profesional yang patut dicontoh. Situasi di dalam skuad saat ini benar-benar tenang,” tegas Mourinho.
Di tengah tekanan publik, sumber dari RMC Sport menyebut kepergian Mbappe dari Santiago Bernabeu hanya tinggal menunggu waktu. “Dia sudah terlewat batas,” ujar Daniel Riolo, menambahkan bahwa kesalahan berulang Mbappe di lapangan kini tak lagi bisa diabaikan. Sementara itu, gambar terbaru menunjukkan Mbappe masih tampil di lapangan—termasuk saat mencetak gol melawan Real Sociedad pada 26 Agustus 2026—tapi kepercayaan fans dan media mulai goyah.















