Sumbawanews.com,- Veda Ega Pratama finis keenam dalam Moto3 Mandalika Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Minggu (11/10), setelah tampil maksimal di depan publik kandangnya. Pembalap berusia 17 tahun asal Gunungkidul itu start dari posisi ketujuh, langsung melesat ke posisi kedua pada lap kedua, dan bertarung sengit di zona podium sepanjang balapan. Meski sempat naik ke posisi kelima setelah kecelakaan Adrian Cruces di lap ke-13, Veda sempat turun ke delapan sebelum bangkit kembali ke posisi keenam di putaran terakhir. Hasil itu menambah 10 poin bagi Veda, sehingga total poinnya menjadi 115 dan menaikkan peringkatnya ke urutan tujuh klasemen sementara, menggeser Hakim Danish yang finis ke-14.
Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memuji performa Veda yang konsisten dan penuh keberanian. “Hari ini balapan di Mandalika sangat seru. Veda start dari posisi ketujuh dan melakukan start yang sangat bagus, hingga mencapai posisi kedua pada lap kedua. Dia bertarung di sekitar posisi podium, dan balapannya sangat intens dengan banyak duel ketat dan aksi saling salip,” ujar Aoyama. Ia menekankan bahwa meski podium menjadi target, Veda telah memaksimalkan kesempatan di depan ribuan pendukungnya. “Dia sudah melakukan yang terbaik hari ini. Catatan waktu lapnya konsisten, dan kami menghargai usaha yang dia curahkan.”
Aoyama juga mengapresiasi semangat para penggemar Indonesia yang membanjiri sirkuit. “Dukungan dari para penggemar Indonesia luar biasa sepanjang akhir pekan, dan kami benar-benar bisa merasakan energi mereka. Ini memberi motivasi tambahan bagi para pembalap dan seluruh tim.” Ia pun menyampaikan terima kasih kepada para sponsor dan mitra yang mendukung tim.
Dengan hasil ini, Veda semakin menegaskan dirinya sebagai salah satu harapan terbesar balap motor Indonesia di kancah dunia.















