Home Berita Internasional Boris Johnson Tuding Trump Danai Perang Putin Lewat BBM Diesel Rusia

Boris Johnson Tuding Trump Danai Perang Putin Lewat BBM Diesel Rusia

Sumbawanews.com,- Mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengutuk keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang melonggarkan sanksi terhadap impor BBM diesel dari Rusia, menilai langkah itu secara langsung membiayai perang Vladimir Putin di Ukraina. Johnson menegaskan bahwa uang dari konsumen AS kini mengalir ke Moskow, sementara pasukan Rusia masih melancarkan serangan terhadap warga sipil Ukraina. Ia menuduh Gedung Putih memaksa rakyat Amerika ikut membayar pembunuhan yang dilakukan pasukan Putin, dan meragukan klaim bahwa peningkatan pasokan diesel Rusia akan signifikan menurunkan harga energi global. Kecaman ini muncul sehari setelah Trump mengumumkan kesepakatan dengan Putin untuk menyediakan hingga 4,8 juta ton BBM diesel ke pasar AS dan internasional, mulai dari 300 ribu ton segera, ditambah 500 ribu ton pada November, dan hingga satu juta ton dalam tahap berikutnya.

Pemerintah AS melalui Kantor Pengendalian Aset Asing (OFAC) resmi menerbitkan General License Nomor 135 pada 9 Oktober 2026, yang memperbolehkan transaksi terkait impor, pengiriman, dan pembongkaran BBM diesel Rusia hingga 7 April 2027. Namun, larangan terhadap transaksi dengan Bank Sentral Rusia, Dana Kekayaan Nasional, dan Kementerian Keuangan Rusia tetap berlaku. Johnson menekankan bahwa kenaikan harga energi dunia lebih disebabkan oleh gangguan pasokan di Selat Hormuz akibat konflik AS-Israel melawan Iran, bukan serangan Ukraina terhadap kilang minyak Rusia. Kebijakan ini memicu ketegangan dengan Ukraina dan sekutu Eropa yang selama ini berupaya memotong pendapatan energi Rusia sebagai alat tekanan militer.

Previous articleAwal Musim Terburuk Man United Sejak 1986, Carrick Terjepit
Next articleSerangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 12 Orang, Tidak Ada WNI Jadi Korban