Sumbawanews.com,- Pembalap Indonesia Mario Aji tetap optimistis meski mengalami kecelakaan dalam sesi latihan Pertamina Moto2 Mandalika Grand Prix of Indonesia 2026, Jumat (9/10), di Sirkuit Mandalika. Meski terjatuh akibat kesalahan teknis di tikungan setelah pengibaran bendera merah, pembalap Idemitsu Team Honda Asia itu yakin kemajuan masih bisa diraih pada sesi kualifikasi dan balapan utama pada Minggu (11/10). Mario mengaku sempat merasa nyaman dengan motornya sebelum insiden, dan menilai kelembapan serta suhu tinggi di Mandalika justru menjadi keuntungan karena sudah terbiasa dengan iklim Lombok. “Saya harus tetap fokus pada diri sendiri dan terus berupaya keras bersama tim. Hasil yang diharapkan pasti akan datang jika kami terus bekerja dengan arah yang tepat,” ujarnya.
Mario menjelaskan, kecelakaan terjadi ketika ia memiringkan motor terlalu ekstrem saat kembali ke lintasan, menyebabkan kehilangan kendali pada roda depan. Ia mengakui kesalahan itu sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya, namun menekankan bahwa insiden semacam ini bagian dari dinamika balap. Ia tidak menyerah pada hasil latihan hari pertama, justru menganggap pengalaman itu sebagai bahan evaluasi penting untuk perbaikan. “Itu memang kesalahan saya, tetapi hal seperti ini bisa saja terjadi. Kini yang terpenting adalah tetap berpikir positif dan memahami apa yang bisa kami perbaiki untuk besok,” katanya.
Meski finis di posisi ke-26 pada Moto2 Mandalika 2025 lalu, Mario menegaskan bahwa kepercayaan dirinya tidak tergoyahkan. Ia menikmati momen membalap di depan publik kandang sendiri, bahkan di tengah cuaca yang berat. Dengan modal kenyamanan sebelum kecelakaan dan semangat tim yang solid, Mario siap berjuang lebih keras di sesi latihan hari kedua demi meraih performa terbaik saat balapan berlangsung.















