Sumbawanews.com,- Pemain Timnas Laos, Soukphachan Lueanthala, ditangkap polisi pada Kamis, 8 Oktober 2026, atas dugaan keterlibatan dalam pengaturan skor selama Piala AFF 2026. Menurut laporan The Guardian, ia diduga menerima instruksi dari rumah taruhan asal Vietnam untuk memengaruhi hasil beberapa pertandingan Laos, termasuk bertindak sebagai penghubung antarpihak yang terlibat. Ia menjadi satu-satunya pemain dari sejumlah yang diperiksa yang ditahan, meski Federasi Sepakbola Laos (LFF) dan kepolisian belum mengonfirmasi resmi penangkapan tersebut.
Soukphachan Lueanthala turun di empat dari lima laga Laos di Piala AFF 2026. Ia bermain sejak menit ke-37 saat Laos kalah 0-5 dari Thailand, menjalani 45 menit penuh saat dikalahkan 0-4 oleh Malaysia, dan bermain 36 menit saat ditaklukkan 1-4 oleh Filipina. Ia tidak turun dalam laga terakhir Laos, saat mereka kalah telak 2-7 dari Myanmar. Hasil-hasil tersebut memperburuk citra tim yang sebelumnya menunjukkan kemajuan, termasuk hasil imbang 3-3 melawan Indonesia di Piala AFF 2024.
Laporan The Guardian menyebut bahwa dugaan pengaturan skor terjadi dalam konteks kekalahan beruntun Laos di Grup B, yang juga dihuni Thailand, Malaysia, Filipina, dan Myanmar. LFF telah membuka penyelidikan resmi sejak 7 Agustus 2026 dan menyerahkan kasus ini kepada aparat keamanan, namun hingga kini belum ada pernyataan publik mengenai status hukum atau bukti lebih lanjut terkait keterlibatan Soukphachan Lueanthala.















