Sumbawanews.com,- Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, mengonfirmasi adanya rotasi dalam staf kepelatihan tim, termasuk penghapusan nama Simon Grayson dari jajaran pelatih menjelang dan selama FIFA ASEAN Cup 2026. Grayson, yang bergabung pada Maret 2026, tidak lagi terlihat di bangku cadangan selama turnamen tersebut dan telah kembali ke Inggris, seperti terlihat dari aktivitasnya di media sosial yang menunjukkan ia sedang menjalani wawancara dan bermain dart.
Herdman menjelaskan bahwa rotasi staf adalah bagian dari strateginya dalam mengelola tim, mencontohkan pengalaman sebelumnya dengan Rob Sherman dan Nova Arianto yang juga bergabung dalam periode tertentu. “Simon [Grayson] adalah pelatih yang terikat kontrak dengan Indonesia, dan saya biasa melakukan rotasi para pelatih,” ujar Herdman pada Kamis, 8 Oktober. Ia menegaskan bahwa keputusan ini bukan karena kinerja, melainkan bagian dari penyesuaian taktis dan struktural.
Dokumen resmi FIFA ASEAN Cup 2026 tidak mencantumkan Grayson dalam daftar staf pelatih. Sebagai gantinya, asisten pelatih yang tercatat secara resmi adalah Elliott Dickman dan Steven Vitoria. Ketiganya—Herdman, Dickman, dan Vitoria—membagi tugas spesifik: Herdman fokus pada lini tengah dan serangan, Dickman mengurusi skema bola mati, sementara Vitoria mengawasi barisan pertahanan.
Grayson, mantan pelatih Leeds United, sempat menjadi sorotan publik karena ketidakhadirannya yang tiba-tiba, terutama setelah baru bergabung beberapa bulan sebelum turnamen. Kini, keberadaannya di Inggris menandai berakhirnya masa kerjanya dengan Timnas Indonesia.















