Home Berita Internasional Tangan BoP Dinilai Berlumur Darah Warga Gaza oleh Hamas

Tangan BoP Dinilai Berlumur Darah Warga Gaza oleh Hamas

Sumbawanews.com,- Hamas mengecam Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) atas ketidakberdayaannya menghentikan serangan Israel di Jalur Gaza, menyatakan bahwa Perwakilan Tinggi BoP, Nickolay Mladenov, ikut bertanggung jawab atas tewasnya warga sipil. Dalam pernyataannya, Juru Bicara Hamas Hazem Qassem menegaskan bahwa keheningan Mladenov terhadap pelanggaran gencatan senjata berarti tangan mereka ternoda darah anak-anak dan perempuan Gaza. Sejak gencatan senjata berlaku pada 10 Oktober 2025, otoritas kesehatan Gaza melaporkan 1.462 orang tewas akibat serangan Israel yang terus berlanjut, meski Hamas telah memenuhi syarat awal kesepakatan. Situasi kemanusiaan di Gaza masih memburuk hampir setahun setelah gencatan senjata diumumkan, dengan layanan publik belum pulih, permukiman hancur, dan risiko bencana meningkat menjelang musim dingin. Mladenov sendiri mengakui di Hili Forum, 7 September 2026, bahwa solusi dua negara akan menjadi mustahil jika tidak ada kemajuan di Gaza, dengan lebih dari 50 persen wilayah kini berada di bawah kendali militer Israel. Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak 15 poin rencana perdamaian BoP, menuntut pelucutan senjata Hamas sebelum penarikan pasukan. Hamas menyatakan siap menyerahkan senjata, tetapi hanya kepada komite pemerintahan Palestina yang netral, bukan kepada Israel.

Previous articleCristiano Ronaldo Dikritik Effenberg atas Keputusan Lanjutkan Karier di Usia 41
Next articleGibran Tak Hadiri Sidang Ijazah, Pakar Hukum: Sudah Tepat Secara Hukum