Sumbawanews.com,- Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengumumkan bahwa Piala Liga Indonesia 2026/2027 akan menjadi ajang strategis bagi pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan, dengan kuota pemain asing dibatasi maksimal tiga orang per tim. Pengumuman itu disampaikan Ferry dalam undian resmi yang berlangsung di Jakarta, Rabu (7/10). Kebijakan ini berbeda signifikan dari Super League yang memperbolehkan hingga sembilan pemain asing dalam daftar 11 nama, sehingga pelatih di Piala Liga diharapkan lebih banyak mempercayakan peran kepada talenta dalam negeri. “Ini adalah satu aset yang baru bagi League Cup dan semoga bisa memberi tambahan menit bermain bagi semua klub yang ada, terutama bagi klub yang tidak bisa memainkan pemain lokalnya,” ujar Ferry. Ia meyakini bahwa pembatasan kuota asing akan mendorong munculnya lebih banyak pemain lokal di lapangan.
Selain menjadi wadah pengembangan bakat domestik, Piala Liga Indonesia 2026/2027 juga berambisi membuka jalan bagi juaranya untuk mendapatkan tiket berlaga di kompetisi Asia. Ferry menyatakan bahwa I.League akan mengajukan permohonan resmi kepada AFC agar pemenang Piala Liga mendapat satu slot khusus di ajang benua. Meski secara tradisional, kuota Asia biasanya diberikan kepada juara liga dan piala domestik—seperti di Jepang, Korea Selatan, atau Arab Saudi—AFC dinilai terbuka terhadap struktur kompetisi baru yang diusulkan asosiasi anggota. Diplomasi PSSI menjadi kunci utama dalam upaya ini. “Kami berharap Piala Liga ini bisa berlanjut dan terobosan baru untuk bisa mendapatkan slot di [kompetisi] AFC. Mudah-mudahan ada satu slot di AFC,” ucap Ferry.
Pertandingan Piala Liga Indonesia 2026/2027 dijadwalkan mulai 3 November, dengan 38 klub yang dibagi ke dalam 12 grup, masing-masing berisi tiga tim. Persib Bandung dan Borneo FC mendapat hak istimewa langsung lolos ke babak perempat final. Turnamen ini kembali digelar setelah terakhir kali berlangsung pada 2019, ketika PSM Makassar menjadi juara setelah mengalahkan Persija di final.















