Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti 4-2, setelah bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). Kemenangan ini mengakhiri puasa gelar 35 tahun bagi tim senior, terakhir kali diraih pada SEA Games 1991. Bek Kevin Diks, yang tampil dalam laga final, menegaskan bahwa trofi ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari tantangan lebih besar di kancah Asia. Diks pun menyerukan agar skuad Garuda tidak terlena, meski telah mencetak sejarah.
Diks, pemain Borussia Mönchengladbach yang berusia 30 tahun, menyampaikan rasa bangganya lewat unggahan Instagram pribadi pada Rabu (7/10/2026). “Sebuah momen yang sangat berarti bagi kita semua. Mencetak sejarah dan memenangkan trofi ini untuk Indonesia adalah pencapaian yang sangat membanggakan,” ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung perjalanan tim selama ini.
Namun, ia segera mengalihkan fokus ke masa depan. “Kami akan menikmati momen ini, namun kami sadar bahwa ini hanyalah permulaan. Sebuah pencapaian istimewa yang menjadi landasan untuk langkah selanjutnya,” tegasnya. Dengan gelar ini, Timnas Indonesia kini bersiap menghadapi dua ajang besar: FIFA Matchday November 2026 dan Piala Asia 2027 yang akan berlangsung di Arab Saudi dari 7 Januari hingga 5 Februari 2027.
Skuad Garuda tergabung dalam Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand—tim yang baru saja dikalahkan di final ASEAN Cup. Pelatih John Herdman kini memiliki waktu strategis untuk mematangkan taktik dan kekompakan tim sebelum menghadapi ujian berat di level Asia. Di balik keberhasilan ini, muncul pula kisah inspiratif Shayne Pattynama, yang mendadak dipanggil dan menjadi eksekutor penalti penentu kemenangan, menjadi simbol keberanian dan kejutan dalam tim.
Dengan semangat baru dan target yang jelas, Timnas Indonesia tak lagi sekadar mengejar gelar—mereka sedang membangun era baru.















