Home Serba Serbi Tekno Waspada Deepfake dan Rekayasa AI Bobol Rekening Bank

Waspada Deepfake dan Rekayasa AI Bobol Rekening Bank

Sumbawanews.com,- Pelaku kejahatan siber kini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan, termasuk deepfake berbasis suara dan video sintetis, serta rekayasa sosial terkoordinasi untuk mengambil alih rekening bank dan menarik dana nasabah. Modus ini berkembang pesat di tengah pertumbuhan perbankan digital di Indonesia, dengan pelaku mengkloning aplikasi resmi seperti Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan menyebarkannya lewat pesan instan. Setelah aplikasi berbahaya terpasang di perangkat korban, penipu menyamar sebagai petugas bank atau anggota keluarga, lalu mengendalikan akun jarak jauh dan memaksa korban berbagi layar tanpa sadar.

Krom Bank merespons ancaman dinamis ini dengan menggandeng platform fraud intelligence global, SHIELD, untuk memperkuat sistem keamanan berbasis Device-First Fraud Intelligence. Teknologi ini memberikan visibilitas real-time terhadap perilaku perangkat nasabah sepanjang sesi transaksi, mulai dari login hingga logout, dan mampu mendeteksi aplikasi kloningan, alat berbahaya, serta upaya rekayasa sosial berbasis AI dengan akurasi lebih dari 99,9 persen, bahkan setelah perangkat di-reset ke pengaturan pabrik. Hasilnya, deteksi pengambilalihan layar ilegal mencapai 100 persen, peningkatan deteksi pengambilalihan akun sebesar 10 kali lipat, dan deteksi praktik berbagi akun meningkat 50 kali lipat, dengan kecepatan deteksi keseluruhan 95 persen lebih cepat.

Co-Founder & CTO Krom Bank, Tan Alie, menegaskan bahwa solusi keamanan statis sudah tidak cukup menghadapi ancaman yang terus berkembang. Founder & CEO SHIELD, Justin Lie, menambahkan bahwa kolaborasi ini menetapkan standar baru keamanan bagi ekosistem perbankan digital di Indonesia.

Previous articleManchester City Terancam Sanksi UEFA, Proses Hukum Masih Berjalan
Next articleIndonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Romeny: Seharusnya Tak Biarkan Unggul Dibalik