Sumbawanews.com,- Kapten timnas Thailand, Chanathip Songkrasin, mengaku bangga meski timnya kalah 2-3 dari Timnas Indonesia dalam final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/10). Meski kehilangan jumlah pemain dan tertinggal di babak tambahan, Thailand sempat unggul 2-1 sebelum akhirnya dikalahkan. Chanathip menilai kekuatan kedua tim saat ini hampir seimbang, bahkan menyebut kualitas pemain naturalisasi Indonesia tidak jauh berbeda dengan pemain Thailand.
“Hari ini, semua orang—terutama para pemain muda—berjuang dengan sangat keras. Suasana di tim kami luar biasa,” ujar Chanathip, dikutip dari Thai Rath. Ia menekankan bahwa meski ada beberapa kesalahan kecil di lapangan, timnya telah memberikan yang terbaik. Sebagai salah satu pemain senior, ia bangga melihat potensi generasi muda Thailand yang siap menjadi tulang punggung masa depan.
Chanathip, gelandang serang berusia 33 tahun, juga menyoroti pertemuan ulang antara Thailand dan Indonesia di Piala Asia 2027 di Arab Saudi pada Januari mendatang. Ia mengakui bahwa Thailand perlu memperluas pilihan pemain dan memperbaiki persiapan menghadapi lawan yang kian tangguh. “Kami akan bertemu mereka lagi di Piala Asia. Kini kami memiliki lebih banyak pilihan, tapi semuanya bergantung pada keputusan pelatih,” katanya.
Kedua tim kini tergabung dalam grup yang sama di Piala Asia 2027 bersama Jepang dan Qatar, memperpanjang rivalitas yang semakin panas. Meski Indonesia diperkuat sejumlah pemain keturunan, Chanathip menegaskan bahwa dari segi kemampuan individu, perbedaan antara kedua tim sangat tipis. “Kami hanya melakukan beberapa kesalahan kecil,” tambahnya, menutup penilaian dengan rasa hormat terhadap lawan.















