Home Berita Olah Raga AFC Luncurkan Nations League 2032-2033, Indonesia Wajib Naik Peringkat demi Divisi 1

AFC Luncurkan Nations League 2032-2033, Indonesia Wajib Naik Peringkat demi Divisi 1

Sumbawanews.com,- Pada 2032-2033, Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) akan meluncurkan turnamen baru bernama AFC Nations League, yang sekaligus berfungsi sebagai babak kualifikasi Piala Dunia 2034 dan Piala Asia 2034. Turnamen ini akan diikuti seluruh 47 anggota AFC, dibagi ke dalam tiga divisi: Divisi 1 dan 2 masing-masing berisi 18 tim, sementara Divisi 3 diisi 11 tim. Di Divisi 1, setiap tim akan menjalani 12 pertandingan—enam kandang dan enam tandang—dengan enam tim teratas lolos otomatis ke Piala Dunia 2034 di Arab Saudi, empat tim berikutnya (peringkat 7–10) bersaing untuk dua tiket tersisa, dan tim peringkat 11–18 berpeluang masuk playoff interkontinental. Selain itu, seluruh 18 tim di Divisi 1 otomatis lolos ke Piala Asia 2034, sementara enam tim terbaik dari Divisi 2 akan mengisi sisa kuota. Delapan tim teratas Divisi 1 akan melaju ke perempatfinal untuk memperebutkan gelar juara, dengan sistem promosi dan degradasi antardivisi yang berlaku seperti UEFA Nations League.

Namun, Timnas Indonesia tidak akan langsung berpartisipasi di Divisi 1 karena peringkat FIFA saat ini berada di posisi 117 dunia dan 21 Asia—jauh di bawah ambang batas peringkat 18 Asia yang dibutuhkan. Saat ini, peringkat 18 Asia ditempati Tajikistan di posisi 101 dunia dengan 1.213,56 poin, unggul sekitar 50 poin dari Indonesia. Untuk bisa bersaing di Divisi 1, Timnas Indonesia wajib meningkatkan peringkatnya minimal 18 posisi di Asia. Kesempatan terdekat untuk memperbaiki peringkat datang pada Senin, 5 Oktober 2026 malam WIB, saat Indonesia bertemu Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Kemenangan atas Thailand akan memberi tambahan 5,80 poin, berpotensi mengangkat Indonesia dari peringkat 117 ke 113 dunia.

Previous articleThailand Buru Sejarah di Final ASEAN Cup Lawan Indonesia
Next articleThailand Menangis Usai Kalah dari Filipina, Hudson Ungkap Alasan di Baliknya