Sumbawanews.com,- Tokoh muda Nahdlatul Ulama, Ubaidilah Amin, mengusulkan agar penggunaan alat bantu seks dipertimbangkan sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan biologis warga binaan di lembaga pemasyarakatan. Ia berargumen bahwa setiap individu memiliki hasrat biologis yang alami, dan jika tidak dikelola, hal itu bisa memicu gangguan psikologis dan emosional yang berdampak pada ketertiban di dalam lapas. Dari perspektif agama Islam, ia menekankan bahwa pernikahan dan puasa adalah dua cara yang diajarkan untuk menyalurkan atau menahan hasrat tersebut. Namun, ia menilai bahwa meski secara agama tidak dianjurkan, pemberian alat bantu seks bisa menjadi pilihan pragmatis untuk mencegah masalah lebih besar di dalam lingkungan penjara.















