Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang Sik, menyaksikan langsung laga antara Timnas Indonesia dan Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026, yang berakhir dengan kemenangan telak 9-2 bagi skuad Garuda. Kemenangan itu mengantarkan Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah unggul produktivitas gol atas Malaysia. Namun, perhatian Kim tidak hanya tertuju pada angka skor, melainkan juga pada insiden tak biasa yang terjadi di lapangan — sebuah keributan yang ia sebut “tidak lazim dalam sepak bola.” Ia mengaku tak menyangka Indonesia mampu mencetak sembilan gol, tetapi tetap mengakui bahwa pertandingan itu menarik untuk ditonton.
Vietnam sendiri menutup fase grup B dengan kemenangan 4-2 atas Pakistan, mengumpulkan enam poin dan finis sebagai runner-up grup. Meski berimbang poin dengan Thailand, Vietnam tersingkir karena kalah head-to-head, sehingga Thailand berhak melaju ke final menghadapi Indonesia. Di luar hasil, Kim menyampaikan apresiasi kepada para pemain dan suporter Vietnam yang mendukung timnya, baik di stadion maupun di depan layar televisi.
Vietnam akan bertanding melawan Malaysia dalam perebutan tempat ketiga pada Senin, 5 Oktober 2026, pukul 16.00 WIB di SUGBK. Sementara itu, final antara Indonesia dan Thailand dijadwalkan berlangsung di tempat yang sama, pukul 20.00 WIB. Kim menargetkan timnya meraih posisi ketiga sebagai pencapaian terbaik di turnamen ini.
Sementara itu, kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks, menjelaskan alasan di balik kebobolan dua kali dari Bangladesh, meski tak merinci detailnya dalam sumber ini. Insiden keributan yang disorot Kim Sang Sik turut menjadi catatan penting dalam laga yang penuh gejolak itu.















