Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia dan Thailand akan bertemu kembali di final FIFA ASEAN Cup 2026 pada Senin, 5 Oktober 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta — pertemuan pertama mereka sejak final Piala AFF 2020. Indonesia lolos sebagai juara Grup A dengan 7 poin dari tiga pertandingan, unggul produktivitas gol 11-2 atas Malaysia yang sama-sama mengumpulkan 7 poin. Sementara itu, Thailand memastikan tempat di final setelah menjuarai Grup B dengan 6 poin dari dua laga, termasuk kemenangan 2-0 atas Vietnam.
Kedua tim terakhir saling berhadapan empat tahun lalu dalam final Piala AFF 2020 yang berlangsung dalam dua leg. Di leg pertama, 29 Desember 2021, Thailand menang telak 4-0 lewat gol Chanathip Songkrasin (2’, 52’), Suphacot Saracat (67’), dan Bordin Phala (83’). Leg kedua pada 1 Januari 2022 berakhir imbang 2-2, dengan Ricky Kambuaya (7’) dan Egy Maulana Vikri (80’) mencetak gol untuk Indonesia, sementara Adisak Kraisom (54’) dan Sarach Yooyen (56’) menjawab untuk Thailand. Hasil agregat 6-2 memastikan Thailand menjadi juara.
Kini, skuad Garuda jauh berbeda. Hanya empat pemain dari tim 2020 yang masih bertahan: Elkan Baggott, Rizky Ridho, Egy Maulana Vikri, dan Nadeo Argawinata. Tim ini kini diperkuat sejumlah diaspora berkaliber Eropa dan luar negeri, termasuk Maarten Paes (Ajax Amsterdam), Kevin Diks (Borussia Mönchengladbach), Calvin Verdonk (Lille), Justin Hubner (Fortuna Sittard), dan Dean James (Go Ahead Eagles), membuat susunan pemain lebih berbobot secara teknis dan fisik.
John Herdman, pelatih Timnas Indonesia, menghadapi tantangan besar melawan tim yang tetap menjadi raksasa ASEAN. Thailand membuktikan dominasinya di fase grup dengan mengalahkan Vietnam 2-0, dan masih menjadi ancaman serius meski bermain di luar kandang. Namun, keunggulan lapangan hijau di GBK, semangat suporter, dan perkembangan generasi baru menjadi modal utama Indonesia untuk membalas kekalahan empat tahun silam. Pertandingan ini bukan sekadar final — ini adalah kesempatan sejarah untuk mengubah narasi.















