Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia wajib meraih kemenangan besar atas Bangladesh dalam laga penentu Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis (1/10/2026) malam WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, demi menggeser Malaysia dan merebut posisi puncak klasemen. Pengamat sepak bola nasional Justinus Lhaksana atau Coach Justin mendesak pelatih John Herdman untuk meninggalkan taktik bertahan dan segera menerapkan high pressing sejak menit pertama. Ia menekankan bahwa skuad Garuda tidak boleh memberi ruang sedikit pun kepada Bangladesh untuk membangun serangan dari belakang. “Kita tidak bisa bermain bertahan, kita harus menyerang. Jangan beri mereka ruang untuk membangun serangan. Terus tekan mereka agar lebih banyak bertahan dan membuat kesalahan,” ujar Coach Justin dalam unggahan YouTube pribadinya.
Dengan posisi kedua di klasemen sementara Grup A, Timnas Indonesia mengumpulkan empat poin, tertinggal selisih gol dari Malaysia yang memimpin. Untuk lolos ke babak final, Indonesia harus menang dengan margin gol yang cukup besar. Coach Justin menyarankan agar skema 4-2-3-1 tetap dipertahankan, dengan Mitchel Bakker sebagai ujung tombak yang didukung pergerakan agresif dari lini tengah dan sayap. Kedisiplinan jarak antarlini dan keberanian melakukan pressing tinggi dinilai sebagai kunci utama untuk memutus aliran permainan lawan sekaligus membuka peluang mencetak banyak gol.
Di sisi lain, media Vietnam, BongdaPlus, memprediksi Timnas Indonesia akan menang 4-0 atas Bangladesh. Prediksi ini didasarkan pada kebutuhan mutlak Indonesia untuk unggul selisih gol dan diyakini akan membuka jalan menuju final ASEAN Cup 2026. Laga ini bukan sekadar soal tiga poin, tapi soal reputasi, ambisi, dan harapan jutaan suporter yang menanti kebangkitan tim nasional di panggung regional.















