Sumbawanews.com,- Joao Felix, pemain Portugal yang bangkit dari masa suram di Eropa, kini menjadi sorotan klub-klub besar setelah memenangkan gelar Saudi Pro League 2025/2026 bersama Al Nassr dan dinobatkan sebagai pemain terbaik liga. Performa impresifnya di Arab Saudi membuka pintu kembali ke benua Eropa, dengan kemungkinan pindah pada musim panas 2027 setelah kontraknya berakhir. Kembalinya Felix ke level elite Eropa kini menjadi topik pembicaraan di sejumlah klub top, termasuk PSG, Chelsea, dan Bayern Munich.
PSG menjadi salah satu kandidat utama, mengingat gaya bermain teknis Felix selaras dengan filosofi tim asuhan Luis Enrique. Keberadaan sejumlah pemain Portugal di skuad PSG juga dianggap bisa mempermudah proses adaptasi. Namun, sistem 4-3-3 yang diterapkan Enrique dan kepadatan lini depan—dengan pemain seperti Kylian Mbappé, Omar Marmoush, dan Warren Zaïre-Emery—menjadikan ruang bagi Felix sangat terbatas. Kebutuhan taktis menjadi penghalang utama, meski minat klub tetap ada.
Chelsea, yang pernah menjadi rumah Felix pada masa pinjaman 2022–2023, juga menjadi opsi. Ia mencatat 11 gol dan dua assist dalam 40 penampilan saat bermain di Stamford Bridge. Namun, keputusan Chelsea melepasnya ke Al Nassr pada 2025 terkait dengan keuntungan finansial dan kebutuhan restrukturisasi skuad. Kini, dengan kehadiran Morgan Rogers dan Estavao yang kian menonjol di lini serang, serta komitmen klub untuk mempertahankan stabilitas keuangan, kemungkinan kepindahan ulang Felix ke London tampak kecil.
Bayern Munich, yang pernah dikaitkan dengannya saat reputasinya sedang menanjak pada 2021, masih menjadi pilihan realistis. Klub Jerman itu memiliki ruang strategis di lini tengah serang, meski Jamal Musiala dan Serge Gnabry kini menjadi pilar utama. Jika Bayern memutuskan memperkuat lini depan dengan pemain kreatif berbasis sayap dan kemampuan dribbling tinggi, Felix bisa menjadi solusi ideal—terutama jika Musiala mengalami cedera panjang atau klub memilih membangun generasi baru.
Dengan kebangkitan karier yang terbukti di Arab Saudi, Joao Felix kini bukan lagi pemain yang perlu membuktikan diri—tapi pemain yang dicari oleh klub-klub besar yang menginginkan kreativitas, pengalaman, dan mental juara. Musim panas 2027 akan menjadi titik balik yang menentukan masa depannya di Eropa.















