Sumbawanews.com,- Pertandingan antara Malaysia dan Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada Kamis (1/10) pukul 19:30 WIB, menjadi kunci utama penentuan nasib Timnas Indonesia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Laga ini berlangsung serentak dengan pertandingan Indonesia melawan Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, di mana hasil kedua pertandingan akan secara langsung menentukan siapa yang lolos ke final.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menekankan bahwa kedua laga ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia mencontohkan hasil imbang 2-2 antara Pakistan dan Filipina, yang menunjukkan betapa tidak terduganya performa tim-tim di turnamen ini. “Tadi Pakistan lawan Filipina saja 2-2. Padahal sebelumnya kita pikir hampir Filipina menahan Vietnam 1-1. Artinya Bangladesh juga tidak boleh dipandang sebelah mata,” ujar Erick.
Erick juga berharap pertandingan Malaysia vs Singapura berjalan sengit, karena hasilnya akan sangat memengaruhi peluang Indonesia. Jika Singapura menang atas Malaysia dan Indonesia hanya bermain imbang melawan Bangladesh, maka The Lions yang akan melangkah ke final. Namun, jika Indonesia menang dan Singapura imbang dengan Malaysia, maka Garuda yang berhak tampil di partai puncak. Kondisi lain yang memungkinkan Indonesia lolos adalah jika mereka menang atas Bangladesh dan Malaysia juga menang atas Singapura—dengan syarat selisih gol dan total gol Indonesia lebih unggul dari Malaysia.
Singapura sendiri masih memiliki peluang meraih peringkat ketiga jika berhasil menjadi runner-up grup, yang hanya bisa diraih dengan kemenangan atas Malaysia. Dengan segala kemungkinan yang terbuka, seluruh hasil laga akan ditunggu dengan tegang, karena satu-satunya jalan menuju final ASEAN Cup 2026 tergantung pada interaksi kompleks antara empat tim di Grup A.















