Sumbawanews.com,- Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, mengaku merinding menyaksikan ribuan suporter menyanyikan lagu kebangsaan dan mendukung habis-habisan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (28/9/2026) malam, saat timnya bertahan imbang 0-0 melawan Timnas Malaysia dalam laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Dengan 56.894 penonton memenuhi stadion berkapasitas 77.000 kursi, atmosfer di SUGBK menjadi faktor krusial yang membangkitkan semangat Paes, yang mencatat delapan penyelamatan brilian untuk menjaga gawangnya tetap bersih. Timnas Indonesia harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-37 setelah gelandang Thom Haye menerima kartu merah akibat pelanggaran terhadap Arif Aiman.
Meski kekurangan tenaga dan kesulitan menembus pertahanan Malaysia, skuad Garuda bertahan kokoh di bawah kendali Paes, yang menjadi penjaga gawang paling menentukan sepanjang laga. Pelatih John Herdman kemudian menilai kartu merah Haye sebagai “hadiah sekaligus kutukan”—mengurangi kekuatan tim, tetapi memicu semangat bertahan yang luar biasa. Sementara itu, pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui kesulitan menghadapi Timnas Indonesia yang bermain dengan semangat tinggi meski kekurangan satu pemain.
Dengan hasil ini, Timnas Indonesia tetap berada di posisi kedua klasemen Grup A dengan empat poin, sama dengan Malaysia yang memimpin berkat selisih gol unggul. Untuk lolos ke final, Indonesia wajib menjadi juara grup, karena turnamen ini hanya menempatkan juara grup langsung ke partai puncak, sementara runner-up bertarung untuk peringkat tiga. Laga penentu fase grup akan digelar Kamis (1/10/2026) di SUGBK, saat Indonesia menghadapi Bangladesh.
Paes, yang juga bermain untuk Ajax Amsterdam, secara khusus mengajak seluruh suporter untuk terus hadir dan memberikan dukungan positif sejak awal laga. “Ini malam yang istimewa. Merinding saat melangkah ke lapangan, merinding saat menyanyikan lagu kebangsaan, dan merinding lagi setelah pertandingan usai. Kita butuh kebersamaan ini—suporter dan tim—untuk menuntaskan misi kita bersama,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (29/9/2026). Dengan semangat yang membara dan dukungan massa yang tak terbantahkan, Timnas Indonesia siap menghadapi ujian terakhir fase grup dengan harapan besar.















