Home Berita Internasional Eropa Darurat Hadapi Sabotase Rusia, Siapkan Protokol Keamanan Baru

Eropa Darurat Hadapi Sabotase Rusia, Siapkan Protokol Keamanan Baru

Sumbawanews.com,- Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas memperingatkan bahwa intelijen mengindikasikan Rusia sedang merencanakan serangkaian aksi sabotase di benua Eropa. Peringatan ini mendorong negara-negara anggota Uni Eropa mempercepat penyusunan Protokol Keamanan Darurat untuk merespons serangan hibrida yang berada di bawah ambang perang terbuka. Kallas menyatakan, ancaman tersebut bertujuan mengganggu demokrasi, memecah belah masyarakat, dan melemahkan dukungan Eropa terhadap Ukraina. Mekanisme baru ini dirancang untuk mengisi celah keamanan di antara serangan konvensional dan agresi non-militer, tanpa menggantikan kewenangan NATO.

Protokol darurat yang sedang dibahas di Brussels itu diusulkan oleh Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen sebagai “Pasal 4 Eropa”, namun dirancang khusus untuk menangani ancaman yang tidak memenuhi syarat Pasal 5 NATO—yaitu serangan bersenjata terbuka. Ancaman yang dimaksud mencakup sabotase infrastruktur, serangan siber, operasi drone, disinformasi, dan pembakaran yang dirancang untuk menyamarkan pelaku. Insiden terbaru yang memperkuat kekhawatiran ini adalah dugaan serangan drone di Bandara Leipzig/Halle, Jerman, yang secara resmi dikaitkan oleh pemerintah Jerman dengan Rusia.

Denmark memperkirakan Rusia akan meningkatkan aktivitas perang hibrida dalam beberapa bulan mendatang, dengan kemungkinan menggunakan rudal dan drone dalam skala terbatas. Rusia secara konsisten membantah semua tuduhan keterlibatan dalam operasi sabotase di Eropa, menuduh negara-negara Barat sengaja memperuncing ketegangan. Sementara itu, NATO terus memperkuat pertukaran intelijen dengan sekutu Eropa untuk mengantisipasi pola serangan yang semakin canggih dan sulit dilacak.

Previous articleAmri/Nita Ciptakan Kejutan, Raih Perak di Asian Games 2026
Next articleTol Japek Macet, Contraflow Diberlakukan di KM 21–23 Arah Cikampek