Sumbawanews.com,- Pemain belakang muda Michael Kayode mencetak gol debutnya saat timnas Italia menang telak 4-1 atas Turki dalam lanjutan UEFA Nations League, Selasa (29/9/2026) dini hari WIB, di Bursa, Turki. Pemain berusia 22 tahun asal Brentford itu menjadi sorotan utama setelah tidak hanya mencetak gol kedua Gli Azzurri, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam serangan tim lewat lemparan ke dalam yang mematikan. Gol pertama Italia dicetak oleh Davide Frattesi, menyusul aksi Kayode yang memaksa kiper Turki melakukan penyelamatan gagal. Alessandro Bastoni dan Francesco Pio Esposito menambahkan gol masing-masing, sementara Baris Alper Yilmaz membalas untuk tuan rumah.
Kayode, yang lahir pada 10 Juli 2004, sebelumnya dikenal di Premier League karena kemampuan lemparan ke dalam jarak jauh ala Brentford—dan ia membuktikan keunggulan itu di panggung internasional. Aksi-aksinya di lapangan menjadi kunci serangan Italia yang mendominasi sejak menit awal, dengan tim asuhan pelatih unggul 3-0 dalam 30 menit pertama. Ini menjadi penampilan terbaik Italia dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus pembalikan total setelah kekalahan 2-0 dari Belgia hanya empat hari sebelumnya, yang memicu delapan perubahan dalam susunan pemain.
“Saya tidak menyangka debut saya akan berjalan seperti ini, jadi saya sangat senang,” kata Kayode kepada RAI Sport. Ia mengaku telah mempraktikkan beberapa skema lemparan ke dalam selama latihan, meski kondisi lapangan di Bursa membuat eksekusinya tidak mudah. Keberhasilan Italia meraih kemenangan tandang telak ini menjadi modal besar menjelang laga berbahaya berikutnya melawan Prancis. “Kami ingin membuktikan sesuatu dan memulai langkah besar. Sekarang kami akan menghadapi Prancis,” tegas Kayode.
Kemenangan ini bukan hanya bukti kualitas Kayode di level internasional, tetapi juga simbol keberanian manajemen Italia dalam memberi kesempatan pada pemain muda. Dengan dua gol dari pemain debutan dan tiga penanda lainnya, Gli Azzurri menunjukkan bahwa masa depan mereka tidak hanya cerah, tetapi juga berdarah dan berani.















