Sumbawanews.com,- Joao Felix mengaku tidak menyesal melewatkan kesempatan bergabung dengan Real Madrid pada 2019, meski klub itu sempat memantau perkembangannya saat ia masih membela Benfica. Penyerang asal Portugal itu justru memilih Atletico Madrid dengan transfer senilai 126 juta euro, dan kini menganggap keputusannya itu jauh lebih bermakna setelah ia membela Barcelona. Felix menyatakan bahwa pindah ke Real Madrid setelah bermain untuk dua rival abadi di La Liga—Atletico dan Barcelona—akan membuatnya dianggap sebagai “pengkhianat terbesar dalam sepak bola.” Ia menegaskan, “Saya sangat menikmati waktu saya di Barcelona,” dan menambahkan, “Ya, saya melewatkan kesempatan bermain untuk Real Madrid, tetapi saya bangga pernah bermain untuk Barcelona.”
Meski menjadi salah satu talenta termahal di dunia saat bergabung dengan Atletico pada usia 19 tahun, Felix gagal konsisten menunjukkan performa sesuai ekspektasi. Ia sempat menjalani masa pinjaman ke Chelsea dan kemudian bergabung dengan Barcelona pada 2022. Hingga kini, ia belum pernah mengalahkan Real Madrid dalam sembilan hingga sepuluh pertandingan kompetitif saat membela ketiga klub tersebut, dan tidak mencatatkan gol maupun assist dalam semua pertemuan itu. Meski Real Madrid tertarik mendatangkannya pada masa kejayaannya bersama Benfica, minat itu tidak berujung pada tawaran resmi, dan Felix tetap memilih jalur yang kini ia anggap sebagai kehormatan pribadi—bukan sekadar karier yang menguntungkan secara finansial.















