Sumbawanews.com,- Pada dini hari Senin, 28 September 2026, timnas Yunani mencatatkan sejarah dengan mengalahkan Jerman 1-0 dalam laga UEFA Nations League di kandang sendiri. Gol tunggal pencetak sejarah dicetak oleh Dimitrios Kourbelis pada menit ke-74, setelah tendangannya membelok setelah mengenai pemain Jerman, membuat kiper tuan rumah tak mampu menghalau. Ini adalah kekalahan pertama Jerman di bawah arahan Jurgen Klopp, sekaligus kekalahan pertama mereka dari Yunani dalam sejarah pertemuan resmi kedua tim.
Laga ini menjadi debut kandang Klopp sebagai pelatih Jerman, setelah sebelumnya memulai tugasnya dengan hasil imbang 1-1 melawan Belanda. Meski Jerman mendominasi penguasaan bola hingga 77 persen di babak pertama menurut data Opta, mereka gagal menciptakan peluang bersih yang memadai. Karim Adeyemi sempat memaksa kiper Konstantinos Tzolakis melakukan penyelamatan gemilang pada menit ke-32, tetapi upaya Der Panzer tak berbuah gol. Di babak kedua, Yunani meningkatkan tekanan, dengan Fotis Ioannidis mendapat peluang emas yang gagal dimanfaatkan, sebelum Kourbelis menuntaskan kejutan di menit ke-74.
Klopp, yang melakukan lima perubahan dalam starting XI, mengakui kekalahan itu menyakitkan meski ia yakin timnya tidak layak kalah. “Itu bagian dari proses. Susunan pemain, formasi, semuanya 100 persen tanggung jawab saya,” ujar pelatih berusia 59 tahun itu. “Kami tidak pantas kalah, tapi sepak bola begitu adanya. Hasil imbang bisa saya terima, tapi kalah? Itu sangat menyakitkan.”
Bek Jerman Jonathan Tah mengakui timnya tidak tampil maksimal. “Sejujurnya, kami memang tidak tampil cukup baik. Kami kecewa dan marah, tapi yang terpenting, kami tetap bersatu,” katanya.
Klopp menegaskan rotasi pemain akan terus berlanjut dalam laga-laga mendatang, karena ia masih berusaha menyatukan kembali skuad Jerman yang sedang dalam fase rekonstruksi. “Kami akan terus mengubah susunan. Hal baiknya, lawan belum tahu bagaimana kami bermain—tapi kami sendiri pun belum sepenuhnya tahu, karena kami masih menyatukan kelompok ini,” ujarnya.
Dengan kemenangan ini, Yunani memimpin klasemen Grup B Nations League 2026-2027, sekaligus mencatatkan prestasi langka: mengalahkan salah satu raksasa sepak bola dunia di pertandingan resmi untuk pertama kalinya dalam sejarah.















