Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia dalam laga krusial Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Senin, 28 September 2026, pukul 20.00 WIB, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Kedua tim sama-sama meraih kemenangan di awal turnamen, tetapi Malaysia memimpin klasemen berkat selisih gol lebih unggul (+3) dibandingkan Indonesia (+2). Pertandingan ini bukan sekadar benturan rivalitas historis, melainkan juga pertarungan langsung dalam peringkat FIFA—di mana Indonesia saat ini berada di posisi ke-118 dunia dengan 1.161,17 poin, sedangkan Malaysia tertinggal di peringkat ke-136 dengan 1.090,35 poin.
Malaysia mengalami penurunan signifikan dalam peringkat FIFA sejak November 2025, ketika mereka masih berada di posisi ke-116 dengan 1.168 poin. Penurunan ini akibat sanksi FIFA yang menjatuhkan lima hasil walkover (WO) terhadap mereka, terkait kasus pemalsuan dokumen naturalisasi pemain. Sanksi tersebut mencakup pertandingan melawan Tanjung Verde, Singapura, Palestina, serta dua laga kualifikasi Piala Asia 2027 lawan Nepal dan Vietnam. Sementara itu, Indonesia menunjukkan stabilitas peringkat, bahkan naik dari posisi ke-122 pada April 2026 menjadi ke-118 sejak Juni 2026—merupakan salah satu posisi terbaik mereka dalam beberapa tahun terakhir.
Kemenangan di GBK akan berdampak ganda: bagi Indonesia, mempertahankan atau memperluas keunggulan di puncak grup sekaligus menambah poin ranking FIFA. Bagi Malaysia, hasil positif menjadi kesempatan langka untuk memulihkan citra dan posisi di peringkat dunia setelah hukuman berat. Laga ini berlangsung dalam jadwal FIFA Matchday, sehingga hasilnya secara resmi memengaruhi peringkat global kedua tim.
Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, menyatakan kesiapan penuh tim untuk menghadapi Harimau Malaya, menegaskan bahwa skuad Garuda tak sabar memenangkan laga penting ini di hadapan dukungan suporter rumah.















