Home Berita Nasional Guruh Lahir dalam Bahaya, Fatmawati Bertaruh Nyawa demi Anak Kelima

Guruh Lahir dalam Bahaya, Fatmawati Bertaruh Nyawa demi Anak Kelima

Sumbawanews.com,- Pada 13 Januari 1953, Ibu Negara Fatmawati melahirkan putra kelima, Guruh Soekarnoputra, di Istana Merdeka dalam kondisi kritis. Proses persalinan berlangsung darurat setelah ia mengalami pendarahan hebat yang memerlukan beberapa kantong darah transfusi. Bayi itu lahir dengan tali pusat melingkar di leher—dalam kepercayaan Jawa kuno disebut “berkalung usus”—dan sempat diusulkan diberi nama Taufan oleh Bung Karno, sebelum Fatmawati menolak dan memilih nama Guruh. Dokter kemudian menyarankan Fatmawati untuk tidak hamil lagi, mengingat risiko nyawa yang sangat tinggi akibat komplikasi persalinan itu.

Previous articleEl Nino Ancam 450 Ribu Nyawa Akibat Panas Ekstrem
Next articleThailand Hancurkan Pakistan 4-0 di Debut FIFA ASEAN Cup 2026